Stretchwork


Di kantor saya dulu, pernah ada seorang salesgirl pemula. Jika datang waktunya latihan presentasi dan berjualan, di hadapan sesama temanpun dia melakukannya dengan gemetaran dan bercucuran keringat.

Suatu saat saya memanggilnya ke ruangan saya dan mengajaknya mengobrol. Saya bertanya kepadanya, outfit apa yang paling tidak disukainya. Dia menjawab, "Jilbab pak. Suami saya pun nggak bisa paksa saya." Lalu saya berkata padanya, "Besok, datang ke sini pake jilbab putih sehari, atau kamu nggak usah kerja di sini sekalian."

Besok paginya, ternyata dia masuk dengan memakai jilbab putih sekalipun terlihat kikuk. Saya memanggil seorang salesgirl lain yang termasuk top performer. Saya minta keduanya jalan bareng hari itu dan saya berpesan kepada si kikuk gemetar untuk tidak melakukan apapun kecuali menemani dan melihat apa yang dilakukan temannya.

Keesokan paginya, saya memanggil teman si kikuk gemetar itu untuk bertanya tentangnya. Temannya itu menceritakan bahwa si kikuk gemetar seharian kemarin entah berapa kali menangis, beberapa kali muntah di kendaraan umum, dan hampir pingsan di sebuah mall. Saya heran begitu amat nggak sregnya dia dengan outift itu. Lalu saya panggil si kikuk gemetar dan saya bertanya, "gimana?" Dia cuma mesem. Jilbabnya sudah dicopot lagi. Saya nyeletuk, "you're through."

Tiga bulan kemudian dia menjadi top sales. He...he...he... gue aja gak pernah. Empat bulan setelahnya, dia berhenti bekerja karena menikah.

Ikhwan Sopa - Coachability Trainer - http://coaching.qacomm.com