Filosofi Donat

By: Ikhwan Sopa

Jika perasaan kita semakin memburuk, maka diri kita semakin sulit untuk percaya bahwa diri kita baik dan berhak atas keberhasilan. Bertahanlah, tetalpah di dalam kebaikan dan lakukanlah yang terbaik.

Kita tak bisa menghitung nikmat Tuhan saking banyaknya. Apa yang bisa kita lakukan adalah mensyukuri setiap detil supaya tambah nikmat.

Hidup ini seperti donat.

Bolong hampa yang di tengah itu harus selalu ada supaya ia tetap bisa disebut donat. Tapi, yang kita nikmati adalah pinggirnya yang lembut, manis, dan lezat.

Gitu kan prens?