Afirmasi Pendek dan Dahsyat

By Ikhwan Sopa

Berikut ini adalah bentuk afirmasi terpendek dan terdahsyat.

Diperlukan seluruh keberanian untuk mengatakannya sambil bertindak dan benar-benar menyelami keadaan kita.

“Inilah aku.”

Meminta Maaf, Memberi Maaf, Bertaubat

By: Ikhwan Sopa

Pohon tidak pernah mengatakan dua hal, "udah ah, aku tumbuh segini aja." dan "keknya masih kurang neh." Tau dari mana? Seinget ane pohon gak punya mulut.

Jangan suka mengeluh, selalu ada hasil dari setiap peluh.

Don't blame, just say that something is wrong in your life, so it's yours.

Never give up, it should always give in.

Forgiveness is something to give, not ask; ultimately to yourself.

Imagine who you are, when you ask for forgiveness from yourself instead of give it to yourself.

Meminta maaf lebih mudah daripada mengaku salah.

Don't ask for forgiveness; it is an excuse. Admit your fault and seek for atonement instead.

Jika kita merasa perlu meminta maaf, jangan lakukan tapi bertaubatlah. Bukankah yang terjadi adalah pelanggaran amanah?

Yang menuntut permintaan maaf meminta makanan yang dituntut egonya, berilah maaf tanpa diminta.

Di kitab suci, tidak diajarkan meminta maaf, yang diajarkan hanya memberi maaf dan bertaubat.

Kalo kamu ngotot menuntut permintaan maaf darinya, kamu mending libur dulu dari mendoakan orang-orang yang bahkan tidak kamu kenal ini,

"Allahummagh fir lil muslimin wal muslimat wal mu'minin wal mu'minat al ahyai min hum wal amwat."

Kamu meminta Tuhan mengampuninya dan kamu tidak memaafkannya?

Nggak minta maaf itu arogan? Yang arogan itu tidak bertobat. Rendah hati untuk yang memberi maaf, yang mengaku salah tak perlu rendah hati, dia sedang rendah diri. Kalo sadar insya Allah makin rendah hati.

Kan tetap harus dikatakan? Silahkan untuk pemanis hidup, selama engkau bisa memaafkan jika tak diberi maaf. Kalo udah gitu gimana?
 
Trus kalo minta maaf dan dimaafkan? Jangan GR karena kamu punya PR. Kenapa nggak dari tadi aja lu kerjain itu PR? Dah buang berapa chat nih!

Seminar Pengembangan Diri - How To Turn Mess Into Message


SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI, LEADERSHIP, DAN SELF MASTERY 

Ubah situasi kehidupan pribadi, profesi, karir, dan bisnis anda menjadi pesan-pesan yang membangun masa depan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih berhasil.

Materi Praktek Seminar 

Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan
Sabtu, 13 April 2013
08.30 - 17.30 WIB


Informasi Jadwal Terkini: http://pembicara.qacomm.com

UNTUK SIAPA SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI INI?

Untuk anda yang ingin sukses dan berhasil.

Untuk anda yang tak kunjung didatangi kesuksesan dan keberhasilan.

Untuk anda yang sukses dan berhasil di satu bidang tapi gagal di bidang yang lain.

Untuk anda yang hidupnya selalu apes dan sial.

Untuk anda yang merasa paling menderita sedunia.

Untuk anda yang merasa terpenjara oleh pekerjaan.

Untuk anda yang menginginkan kehidupan yang santai dan rileks.

Untuk anda yang merasa malas bekerja.


Untuk anda yang pusing dengan urusan kantor.

Untuk anda yang terlilit hutang.

Untuk anda yang merasa frustrasi.

Untuk anda yang gagal berumah tangga.

Untuk anda yang gagal dalam bisnis, karir, dan pekerjaan.

Untuk anda yang sedang konflik dengan atasan, bawahan, atau
rekan kerja.

Untuk anda yang merasa hidupnya berantakan.

NOTE:

Seminar terapi ini bukan untuk mereka yang menderita clinical depression, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan korban kecanduan narkoba.

INVESTASI:

Rp 1.500.000,- per orang


 
PENDAFTARAN:

Fajar 0858 4025 3839
Rizal 021 7009 6855

PEMBICARA:

Ikhwan Sopa

Professional and Business Therapist
Master Trainer E.D.A.N.
Author "Manajemen Pikiran dan Perasaan"
Author "4 Productivity Boosters System"
 

 Anda perlu datang atau mengundang kami jika Anda menemukan gejala berikut ini...
 

 QA COMMUNICATION - 2013

Inilah Misi Hidup Kita

By: Ikhwan Sopa

Perhatikan ini.

Apapun keyakinan kita misi hidup kita adalah yang berikut ini.

How to Turn...

1. Mess into message.
2. Test into testimony.
3. Trial into triumph.
4. Victim into victory.

Dari kesimpangsiuran hati, perkataan, dan perbuatan menjadi pesan-pesan Tuhan. Dari ujian dan cobaan menjadi persaksian akan ke-esa-an-Nya. Dari penghakiman-penghakiman menuju kebebasan. Dari keadaan sebagai korban menuju jiwa tenang yang merdeka. Itu semua, adalah pembelajaran dan latihan untuk persidangan puncak di akhirat kelak. Tugas kita, adalah menjadikan keyakinan bisa diandalkan. 


Wallahua'lam.

Law of Straight Line, Hukum Gerak Lurus, Al-Furqan

By: Ikhwan Sopa

Law of Straight Line, Hukum Gerak Lurus, dan Al-Furqan.

Berangkat dari titik yang sama, sekecil apapun perbedaan antara dua hal akan semakin membesar sejalan dengan berlalunya waktu. Perbedaan itu punya sudut yang tetap yang dengannya setiap perbedaan akan berjalan lurus di jalurnya sendiri-sendiri.

Kemajuan itu otomatis, dan sekecil apapun perbedaan akan selalu membesar.

Itu sebabnya, kita dianjurkan untuk memulai sesuatu yang baik sekalipun kecil sesegera mungkin. Sejalan dengan waktu perbedaan yang baik akan membesar. Dengan itulah kita tumbuh dan membesar.

Maju itu mudah, jika kita waspada tentang perbedaan yang membedakan selagi kita menunggangi waktu. Apa yang ada di antara dua perbedaan disebut furqan.

Setiap kita sedang mengalami kemajuan dan kita hanya perlu mewaspadailah arahnya. Kita tak bisa menentang hukum alam melainkan menyesuaikan diri dengannya.

Selamat menciptakan perbedaan.

Empat Penjaga Empet

By: Ikhwan Sopa

Empat yang menjaga kita dari empet.

1. Say what you mean, mean what you say,
2. Don’t say to anyone unless you can say to everyone,
3. Don’t say inside, what you cannot say outside,
4. Don’t say unless it is true, useful, or kind.
(Swamiji)

Mindset Uang


By: Ikhwan Sopa

Uang itu alat tukar.
Berburu alat tukar jangan sampai bertukar alat berburu paling penting, namanya happy. Happy hunting!

Uang itu tempat nitip nilai.
Jangan terlalu digede-gedein sampe kamu putus asa, sebab berapa sih nilai dari putus asa? Jangan juga terlalu dikecil-kecilin, sebab di dunia fisik ini apapun yang selain badan kamu, nitip nilainya di tempat yang sama.

Uang itu alat berhitung.
Dua paragraf di atas adalah financial planning, batas atas, dan batas bawah. Sekarang, berhitunglah besarnya nilai yang ingin kamu hasilkan.

Don't Beat Yourself, Beat Your Record

By: Ikhwan Sopa

Kita adalah hasil ritual kita. Jika pikiran, perasaan, tindakan kita hanya reaksi, maka kita ini cuma produk lingkungan. Pindahkan K ke depan.Tindakan itu memastikan keraguan, mengubahnya menjadi keyakinan, menguatkan pilihan. Don't beat yourself, beat your record.
 

Solusi Masalah Tidur (Sleep Disorder) - Latihan Mati


By: Ikhwan Sopa

Beberapa menit yang lalu saya terbangun di ujung sebuah mimpi. Dari mimpi itu saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dan sekaligus solusi. Kapan-kapan saya ceritakan. Inti dari mimpi itu adalah, "do what ever it takes" dengan penuh tanggungjawab.

Mimpi telah sering menjadi tempat saya menemukan berbagai solusi dan peningkatan kecerdasan. Tentunya, tanpa saya sengajakan dan tanpa bermaksud menggantungkan nasib kepada mimpi. Ini adalah bukti mengapa selama ribuan tahun mimpi dianggap punya peran penting bahkan oleh dunia psikologi modern hari ini.

Sahabat, engkau boleh percaya ini.

Jika engkau memahami dua status terakhir saya sebelum ini plus pemahaman tentang lucid dreaming, insya Allah dengan bermimpi pun (harafiah) anda dapat menemukan pencerahan dan solusi. Syaratnya, bekerja keraslah dan bekerja lebih keraslah menata diri khususnya pikiran dan perasaan.

Silahkan direnungkan, saya mau ritual sesembahan dulu, yang malam ini kecepetan.

"Pak Sopa, emang lucid dreaming (mimpi terkendali) itu bisa?" - "Emang selama ini lu gak pernah apa, mikirin atau kepikiran sesuatu sampe kebawa ke mimpi? Lain kali, jangan cuma bawa gelisah gundah gulana, ubah semua itu menjadi proposal identifikasi masalah, lalu berdoa minta ilham. Satu lagi, jangan mimpi siang bolong, ntar kantong lu ikut bolong."

Lalu di sinilah menariknya lucid dreaming. Seringkali, jika engkau memang telah merumuskannya sebagai proposal identifikasi masalah, sebelum tidur dan ngiler pun engkau sudah mendapatkan solusi. Masuk akal kan? Jika engkau belum mendapatkan solusi, engkau cuma lelah, maka tidur dan pasrahlah, jiwamu di tangan-Nya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. "Sleep is the best meditation." - Dalai Lama.

"Apa lucid dreaming itu ngajarin malas?" - "Ya nggak lah, yang penting seimbang. Kita mungkin terlalu sering mengandalkan diri sendiri dengan menuntut waktu lebih dari 24 jam untuk memerah fisik, pikiran, dan perasaan. Mimpi baik bisa diupayakan dengan doa dan berangkat tidur dalam suasana hati sedamai mungkin. Kita perlu malu ketika nyawa kita dipegang-Nya sementara (insya Allah) sementara segala kekisruhan pikiran dan perasaan masih melekat. Kita akan mati, kan malu mati gelisah? Dan tidur itu mati sementara. Siang dan malam itu ciptaan Allah SWT, tidur juga ciptaan-Nya. Adakah yang Ia ciptakan dengan sia-sia dan adakah buatan yang lebih baik daripada buatan-Nya? Semua ada takarannya dan semua ada waktunya. Wallahua'lam."

Maka pada akhirnya, inilah yang menjadi salah satu PR terpenting kita setiap malam. Menjelang tidur, adakah kita menyempatkan diri melongok kamar tidur anak-anak untuk sekedar mencari tahu bahwa mereka berangkat tidur di dalam damai? Alhamdulillah, sejak punya anak saya mewajibkan diri tentang hal ini. Dan adakah, kita juga mendamaikan diri sebelum tidur dengan dengan berdoa, memohon ampun, memaafkan orang, dunia, dan diri sendiri? Tak mengapalah rasanya tidur dengan mengorok keras atau iler membanjir-banjir... selama masih ada senyum di bibirmu. Cieeeee! (emang kalo ngorok bisa senyum?!)

Sebaik-baik pintu untuk sebaik-baik jalan keluar adalah melembutkan hati.

Foto: klikdokter.com

Ajaran Paling Sesat

By: Ikhwan Sopa

Ajaran sesat malam ini.

Ada tiga hal yang jika diletakkan di muka akan menjadi pembatal sukses dan berhasil.

BODOH, MALAS, dan MASA BODOH.

Tiga hal itu bisa dibatalkan dengan memindahkan letaknya ke belakang.

Saat seseorang ingin menjadi bodoh dengan FOKUS pada yang ia kerjakan sehingga ia begitu bodoh tentang segala hal di luar fokusnya.

Saat seseorang ingin bermalas-malasan dengan meningkatkan KOMPETENSI sehingga ia begitu malas karena berbagai hal datang kepadanya dalam keadaan sudah jadi karena orang lain dan keadaanlah yang mengerjakan di bawah kepemimpinannya.

Saat seseorang ingin bermasa bodoh dengan menetapkan PRIORITAS sehingga ia benar-benar masa bodoh tentang segala hal di luar prioritasnya karena ia mengerti bahwa ruang dan waktunya sungguh terbatas.

Tersesatlah selagi mungkin.

Extremely Realistic Simple Life

By: Ikhwan Sopa

We are creatures of doubts, questioning all the time.
There are 6 basic questions in life: who, what, when, where, why, how.
Make it just one question and always get clear the answer.

That one question is HOW.

The rest are obvious.

WHAT: Situation.
WHO: You.
WHEN: Now.
WHERE: Here.
WHY: Life Purpose.

===

Afirmasi Terbaik Di Dunia

By: Ikhwan Sopa

"Pak Sopa, apa afirmasi terbaik untuk saya yang sedang gagal, bangkrut, dan banyak hutang?"
 
Nih aku kasih afirmasi terbaik di dunia,
 
"Aku gagal, bangkrut, dan banyak hutang. Aku gagal, bangkrut, dan banyak hutang. Aku gagal, bangkrut, dan banyak hutang."
 
Lakukan pagi, siang, sore, bangun tidur, dan sebelum tidur.
 
---

Malas Versus Rajin

By: Ikhwan Sopa

Yang malas memulai saja sulit, yang tidak malas dimudahkan hingga selesai.

Hidup Ini Manual Bukan Matik

By: Ikhwan Sopa

Sahabat, tengoklah mayat. Kaku, diam, tak bergerak, dingin. Hidupnya telah dikeluarkan. Hidup ada di dalam kita, bukan kita ada di dalam hidup. Kita yang mengendalikan, secara manual. Berikutnya barulah serba matik. Hidup ini manual. Baca manual.
Hidup baru serba matik. Mandi dimandikan, pakaian dipakaikan, sholat disholatkan, berangkat digotong diantarkan, pintu ditutupkan, menjawab jujur tanpa kendali, harddisk manajemen CEO diputar ulang jernih sempurna, yang bukan mulut jadi juru bicara. Hilang pikir tinggal rasa. Nikmat tak terkatakan. Pedih tak terbayangkan. Kata hanya dzikir atau teriakan entah seperti apa. Tak ada lagi tindakan. Wahai hatiku... kamu di mana?

Hikmah dan Hakikat

By: Ikhwan Sopa

Pembelajar hikmah masa lalu berkata,
"ohh.... gitu toh maksudnya."
 
Pembelajar hakikat masa depan berkata,
"segala sesuatu sudah pada tempatnya kecuali saya."
 
--

Mari Berpikir Negatif

By: Ikhwan Sopa

Mari berpikir negatif, "I want it so bad."

Baik atau Buruk Sama Saja

By: Ikhwan Sopa

Baik atau buruk keadaan kita hari ini, besok bisa lebih dari itu.

Mari Kita Mengeluh

By: Ikhwan Sopa

Mulailah hari ini dengan mengeluh, "Apa boleh buat, aku tidak punya pilihan lain kecuali menjadi sukses dan berhasil."

Bertanggung Jawablah Kepada Diri Sendiri

By: Ikhwan Sopa

"Pak Sopa, mengapa ini selalu terjadi pada diri saya?"
"Karena ini memang selalu terjadi pada diri orang seperti anda."
;)

Korban Diri Sendiri

By: Ikhwan Sopa

Jangan mau jadi korban, terutama dari diri sendiri.

Kekuatan Tanggung Jawab

By: Ikhwan Sopa

Siapa yang bertanggungjawab, mewajibkan dunia melayaninya.

Tanggungjawab Siapa?

By: Ikhwan Sopa

Kabar baik untuk pemberi kerja. Gaji karyawan itu bukan tanggungjawab pemberi kerja, itu tanggungjawab karyawan.

Memberi Lebih

By: Ikhwan Sopa

Yang kita berikan mungkin barulah panennya orang, memberi lebih itu menanam.

Motivasi Bukan Segalanya

By: Ikhwan Sopa

"Pak Sopa besok kan Senin, tips motivasi dong."
Baiklah, ini tips motivasi dari saya malam ini,
"Motivation doesn't pay your bill, action does."

Potensi dan Kekuatan

By: Ikhwan Sopa

Kamu punya potensi, ubahlah menjadi kekuatan, lalu lepaskan energinya ke dalam tindakan, sebab tanpa yang terakhir ini kamu cuma tahan banting tanpa menghasilkan.

Menjalani Hidup

By: Ikhwan Sopa

Sahabat, tikungan itu bukan ujung jalan kecuali kamu gagal membelok.

Feel Good

By: Ikhwan Sopa

Feel good about your problem is not solution.

Asal Muasal Kerusakan

By: Ikhwan Sopa

Setiap kerusakan dimulai dari dalam. Penyebabnya adalah tidak tahu, tidak mau tahu, dan tahu tapi tidak peduli. Perbaikan juga begitu, asal semua yang tidak itu dibuang.

Jika Keadaan Memburuk

By: Ikhwan Sopa

Keadaan memburuk karena kita memburuk. Rencana kita selalu tetap di sana dan kita tergoda menjauh dari rencana itu. Nasehat Tukul, kembali ke laptop.

Money Mindset

By: Ikhwan Sopa

Bayar tagihan harus senang, kan lagi ngurangin utang?

Merancang Masa Depan

By: Ikhwan Sopa

Masa depan insya Allah jelas jika dirancang dengan jelas.

Mengkreasi Hidup

By: Ikhwan Sopa

You can't make. What you can is do.

Sakit Fisik Versus Sakit Mental

By: Ikhwan Sopa

Selamat sore sahabat, tetap semangat. Sakit fisik ngurangin dosa, sakit mental nambahin dosa. Senyum ke temen berpahala, senyum kamu boleh juga.

Stop Mengeluh

By: Ikhwan Sopa

Lagi belajar brenti mengeluh kek anak kecil,
"Kapan nyampenya? Kapan nyampenya?"

Kerja Berat Hidup Ringan

By: Ikhwan Sopa

Kerjalah yang berat tapi hiduplah yang ringan. Bekerja keraslah dan lunakkan hati. Semoga kita tidak termasuk yang pantas mengikuti seminar ini - http://pembicara.qacomm.com

Attitude atau Sikap

By: Ikhwan Sopa
Attitude itu penting, tapi tak akan menghentikan apa yang ditakdirkan datang ke dalam hidupmu.
Attitude terbaikmu adalah bahwa kata-kata dan perbuatan yang sejalan dapat merubah keadaan.

Semua Keadaan Karena Allah Mengizinkan

By: Ikhwan Sopa

Setiap keadaan itu karena Allah SWT mengizinkan. Gilak aja kalo gue gak ngijinin. Terus siapa gitu nanya, "tentang juru catat di kanan kiri pundakmu itu, apa yang akan engkau lakukan?"

Berani Karena Benar

By: Ikhwan Sopa

Berani karena benar. Gue punya yang lain, benar karena berani.

Aku Ngiri Sama Olahragawan

By: Ikhwan Sopa

Aku ngiri sama olahragawan profesional. Bicara, berteriak, atau bertingkah lucu hanya saat menang atau something wrong. Sisanya memeras keringat.

Selamat Berakhir Minggu

By: Ikhwan Sopa

Selamat berakhir Minggu sahabat. Suka atau tidak suka jalani saja dengan upaya maksimal dan prasangka baik kepada-Nya.

Berdoa dan Bekerja

By: Ikhwan Sopa

Kalo gue males berdoa, gue seperti menuhankan diri sendiri.
Kalo gue males kerja, gue ngerasa bisa ngatur rejeki.
 
Gue sering lupa ama doa yang mestinya sering. Astaghfirullahaladzim...
 
Met malam dan selamat beristirahat sahabat, yakini bahwa keyakinanmu dapat diandalkan.

Rahasia Sukses Paling Sukses

By: Ikhwan Sopa

Konon rahasia sukses dan bahagia itu "massive action". Ada yang bilang "kongruen". Ada yang bilang "inspired action". Ada lagi "harmonisasi dan keselarasan", dan masih banyak lagi.
 
Semuanya mengacu ke sini: "ubah keyakinan, ubah kata, ubah perbuatan".
 
Keknya gue kenal nih yang tiga ini, pernah denger di mana gitu...

Jangan Hanya Mencoba

By: Ikhwan Sopa

"Baiklah aku coba." - Nyoba itu nyicip. Nyicip itu dapetnya secuil.

Katakan itu kepada suami atau istri Anda, kepada anak-anak atau orang tua Anda, kepada atasan atau bawahan Anda. Benarkah hanya sebegitu yang mereka harapkan dari Anda?
Daripada bilang 5 ambil 10 lebih baik bilang 100 ambil 100.

Hadapi Masalah Dengan Benar

By: Ikhwan Sopa

Hadapi masalah sebagai masalah. Jangan persepi masalah sebagai malapetaka. Itu berlebihan dan memacu perasaan lebih cepat dari pikiran. Malapetaka itu konsekuensi dari masalah yang tidak diselesaikan.

Dunia Ini Tidak Adil

By: Ikhwan Sopa



Abis mandiin si Darki, kucing anak-anak yang kecebur comberan.

Kamu tau? Kata orang kucing itu nyawanya sembilan. Ungkapan itu muncul karena kucing punya kemampuan yang luar biasa yang selalu menyelamatkannya.

Nama kemampuan itu adalah resiliensi, yaitu kemampuan kembali ke keadaan dan posisi semula dari berbagai keadaan dan posisi yang tidak menguntungkan.

Jika jatuh dari ketinggian, kucing hampir selalu bisa mengembalikan posisi dan keadaan kakinya sehingga menghadap tanah sebelum ia terbanting keras. Dengan begitu, kakinyalah yang menjejak bumi dan dengan begitu pula ia bisa segera bangkit dan berlari.

Kamu bukan kucing dan nyawa kamu cuma satu, tapi kemampuan resiliensimu jauh lebih dahsyat dari si Darki.

Ini lanjutan cerita si Darki, kucing anak-anak yang kecebur comberan tadi pagi.

Dia masuk ke rumah dengan air comberan menetes-netes dari sekujur tubuhnya.

Saya bawa dia ke belakang lalu saya cemplungkan ke tengah kolam ikan. Dia meronta meraung-raung dan menggapai-gapai. Dia berenang ke tepi. Saya angkat lagi, saya cemplungkan lagi ke tengah kolam. Dia meraung dan menggapai lagi, lalu berenang lagi ke tepi.

Setelah kotoran comberan ditubuhnya berguguran saya bawa dia ke kamar mandi. Saya pegangi dia erat-erat sambil saya siram-siram dengan air bersih. Sama, dia meronta, meraung, dan malah mau mencakar.

Saya keramasi dia dengan sabun cair yang wangi sekali. Dia mulai menggigil dan suaranya berubah seperti raungan ketakutan.

Setelah itu saya keringkan tubuhnya dengan lap, lalu saya biarkan dia di teras belakang berjemur sedikit matahari. Saya masuk ke dalam rumah.

Tak lama kemudian dia masuk dan mendatangi saya. Ia membaringkan tubuhnya di lantai dengan sedikit menyandar ke kaki saya. Dia melanjutkan menjilat-jilati sisa-sisa air ditubuhnya.

(Jika saja dia mengerti bahasa manusia, saya mau bilang sama dia, "Apa?! Kamu mau bilang dunia ini nggak adil? Emang.")

Miaao.

Cara Mengukur Kekuatan Keyakinan

By: Ikhwan Sopa

Tanya: Bagaimana cara mengukur kekuatan keyakinan?
Jawab: Apakah keyakinanku ini bisa aku andalkan?

Jika tidak bisa diandalkan, maka keyakinan itu salah. Jika belum bisa diandalkan, maka keyakinan itu lemah. Yang salah ditinggalkan, yang lemah diperkuat. JANGAN TERBALIK.

Iblis Juga Bisa

Oleh-oleh Jumatan.
 
Jika hanya percaya, iblis itu sangat percaya siapa Tuhannya. Ia pernah dekat sampai bisa berkomunikasi langsung. Tapi, ia membangkang ketika diperintah.
 
Maka iman itu, tidak cukup hanya percaya melainkan harus dibarengi dengan taatnya perkataan dan perbuatan.
 
Lalu kusimpulkan dan yang kudapat adalah tendangan keras ke arah dada: Jika hanya percaya, iblis juga bisa. Banyak, masih banyak yang hanya kupercaya.