Mengeluh dan Menunda

Assalamu'alaikum wr.wb. - selamat pagi dan salam sejahtera semuanya!

Kata ustadz sabar dan syukur itu amalan hati. Sebagai amalan tentu saja keduanya adalah fenomena tindakan dan bukan semata fenomena perasaan yang datang tanpa diundang. Maka, sabar itu disabar-sabarin dan syukur itu disyukur-syukurin. Perlu diniatkan dan perlu diupayakan.

Subuh ini dititipi hujan lebat yang dingin, tapi semoga tebalnya kehangatan rasa optimis kita tetap bisa mengawal terbitnya matahari pagi ini sekalipun berselimut mendung dan ditaburi gerimis. Semoga perjalanan dan pergerakan kita hari ini tetap lancar dan aman. Yakinkan bahwa keyakinan kita masih panas membakar.

Tetap semangat!

Dia adalah pribadi hebat yang berjiwa besar. Ia mengerti bahwa mengeluh adalah seburuk-buruknya penyalahgunaan kemampuan berpikir. Ia juga mengerti bahwa terus menunda tindakan dan pekerjaan baik adalah penyelewengan terbesar dari kekuatan harapan. Seperti penyakit yang menggerogoti tubuh yang sehat, setiap keluhan adalah penyakit yang menggerogoti kesehatan cara berpikir. Lalu, siapapun yang kehilangan harapan sesungguhnya telah kehilangan masa depan. Bukankah memang di sana tempatnya?

Sebab, keluhan adalah perasaan buruk yang diada-adakan logikanya dan penundaan adalah logika yang meniadakan rasa buruknya.

5 Cara Menunda yang Produktif
 8 Cara Mengakali Kebiasaan Menunda