Karakteristik Pemimpin yang Bijaksana

Selamat sore sahabat,

Ini untukmu yang Senin besok menjadi pemimpin.

Hari ini, engkau mungkin sedang frustrasi dan patah hati. Engkau yang tengah bekerja keras menegakkan sesuatu, merasakan bahwa dunia ini belum mendukungmu dan mereka masih saja salah mengerti tentangmu.

Sadari sahabat, begitulah normalnya tantangan bagi seorang calon pemimpin besar di masa depan. Dan aku tak bisa lain kecuali berprasangka bahwa engkau hebat, baik, dan luar biasa.

Bukankah, dalam pikiran-pikiran mereka yang hebat, baik, dan luar biasa, apa yang kita temukan adalah pikiran-pikiran yang selama ini kita abaikan?

Jika buah pikir, buku-buku, dan ajaran mereka mampu membuat kita makin mengerti tentang segala sesuatu, maka ketahuilah bahwa sebelum kita mengenali mereka, kitalah yang selama itu telah salah mengerti tentang mereka. Ini sejarah yang berbicara. Sejarah mereka yang baik, hebat, dan luar biasa.

Ingatlah bahwa bagi setiap pelaku sejarah besar, kehebatan, kebaikan, dan keluarbiasaannya selalu diawali dengan kesalahmengertian dari dunia dan orang-orang di sekitarnya.

To be great is to be misunderstood.

Maka tetaplah dalam perjuanganmu sahabat. Pada akhirnya, dunia dan mereka akan menemukan pengertian-pengertian dalam dirimu. Lalu biarkanlah mereka memahami betapa beruntungnya mereka yang engkau pimpin dengan bijaksana.

Jika engkau mengeksekusi kekuatan di pundakmu sebelum waktunya, maka engkau akan menyia-nyiakan porsi besar dari kekuatanmu untuk sesuatu yang memang belum waktunya.

Ingat ini sahabat, perjalananmu baru saja dimulai.

Makin semangat!