Punya Rencana atau Tidak Punya Rencana

Selamat pagi sahabat,

Ini untukmu, yang telah membangun rencana detil untuk tahun ini.

Apa yang engkau cari dengan rencanamu tentang tahun 2012 yang kau buat tempo hari itu, adalah hal terbaik yang perlu engkau lakukan hari ini. Mulai kemarin hidupmu adalah militansi.

Yang berikut ini mungkin bisa membantumu,

https://www.facebook.com/motivasi/posts/10150476030209145

Ini untukmu, yang tak punya rencana khusus untuk tahun ini, yang lebih memilih gaya otak kanan. Jika engkau menemukan yang terbaik yang dapat engkau lakukan sekarang, engkau memang tak perlu rencana macam-macam.

1. Jika engkau merasa bahwa dirimu adalah pribadi yang berpikir positif, maka bayangkanlah bahwa pikiran negatif datangnya dari luar. Itu sebabnya, obat terbaik adalah pencegahan.

2. Jika engkau tak suka dikritik, jangan terlena oleh pujian. Keduanya adalah sisi kembar dari koin yang sama. Jika engkau dipuji maka teruskanlah itu kepada Yang Maha Terpuji. Jika engkau dikritik, resepnya adalah menambahkan sejumput cinta.

3. Setiap rasa tidak nyaman, datang karena menyesalkan yang sudah lalu atau mengkhawatirkan yang belum datang. Ingatlah bahwa engkau telah memilih untuk selalu hidup di dalam sekarang.

4. Jika engkau takut melakukan kesalahan, ingatlah bahwa tak semuanya harus benar dulu untuk bisa melakukan kebaikan.

5. Pencuri kedamaian perasaanmu adalah pikiranmu. Seperti memarkir kendaraan tapi tak memilki kunci pengaman, kuncimu adalah kewaspadaan. Ingatlah bahwa engkau tak bergantung pada sistem, tapi pada intuisi.

6. Jalan tercepat menuju tujuan, selalu jalan terpendek. Jalan terpendek selalu jalan yang lurus. Bagimu, cara tercepat itu adalah sabar dan syukur.

7. Hidup senang atau hidup susah itu pilihan perasaan. Jika engkau memilih untuk susah, maka tak seorangpun bisa membantumu untuk senang.

8. Menjadi toleran kepada orang lain, adalah mencoba mengerti bahwa mereka sedang melakukan hal yang sama dengan kita, dengan cara mereka.

9. Lebih banyak mendengar nurani, dan lebih sedikit mendengar pikiran.

10. Bertindaklah dengan antusias dan jangan setengah hati. Hati yang penuh adalah kerjasama yang indah dari fisik dan mental.

11. Kekuatan dan kelemahan mungkin tentang fisik, tapi nyaris segala tantangan, ancaman, dan kendala adalah peluang bagi mental.

12. Senyum mampu menghilangkan aspek ilusi dari masalah, hingga ia menjadi lebih jernih dan jelas.

13. Yang bagus untuk dilakukan, mungkin sangat bagus bila dilakukan sekarang.

14. Kesalahan terbesar kita, adalah selalu merasa benar.

15. Jika kita kehilangan harapan, maka kita kehilangan masa depan. Kan, memang di sana tempatnya?

16. Jika kemana-mana engkau bertemu musuh, berhentilah membenci.

17. Jika cintamu murni, tak akan ada tuntutan dan harapan yang berlebihan. Bukankah engkau berdua telah menyatu?

18. Bahagiamu tak akan berkurang dengan dibagi-bagi. Ketika engkau membahagiakan orang lain, engkau merasakan kebahagiaannya di dalam dirimu. Apa bedanya itu dengan kebahagiaan yang kau cari-cari?

19. Yang mengejar bayang-bayang tak pernah bisa memeluknya, yang menuju cahaya bayangan mengikutinya.

20. Merasa punya harapan pastilah membahagiakan. Jika engkau merasa punya harapan tapi tidak bisa berbahagia sekarang, maka engkau bukan sedang berharap tapi sedang menuntut.

21. Hidup ini adalah tentang berjalan bersama orang-orang sulit. Sejarah ini sudah dimulai sejak jaman Nabi Adam. Menghindari mereka hanya berpindah dari satu masalah ke masalah lain. Tetap tersenyum dan tawarkan kebaikan.

22. Jadikan apa yang baik dan apa yang buruk sebagai pengalaman investasi.

23. Kekayaan sejati sumbernya dari dalam. Jika engkau bisa menilai tinggi bahkan hal-hal yang kecil, maka engkau sungguh sudah kaya raya.

24. Yang kaya itu bukan pemilik, tapi penilai. Jika rumah kecilmu di desa begitu berharga, dan engkau menolak mereka yang ingin membelinya dengan harga milyaran, maka engkau kurang kaya bagaimana? Orang merasa miskin, karena gagal menilai tinggi apa-apa yang telah dianugerahkan kepada diri mereka.

25. Mau senang itu gampang, tinggal ngawur aja kok. Lihat saja hiburan, lawakan, dan tayangan. Semua itu ngawwur tapi menyenangkan. Yang sulit itu menyusahkan. Untuk bahagia, mungkin lain lagi caranya.

26. Tanpa kita sadari, kita belajar menemukan cara-cara lain selain dari kekuatan perasaan. Dengan menenangkan pikiran, kita akan sampai ke balik dindingnya dan bersentuhan dengan intuisi.

27. Mudah menerima dan sulit memberi, itu egois. Mudah memberi dan sulit menerima, itu juga egois. Lingkarannya harus utuh sebab siklus itu yang membuat kita tumbuh.

Dan ini untukmu berdua, punya rencana atau tidak punya rencana.

Hidup ini belajar, belajar konsisten menjawab satu pertanyaan sebelum hidup dan tiga pertanyaan setelah mati.

Satu pertanyaan sebelum hidup itu adalah:

Alastu bi robbikum?

Tiga pertanyaan setelah mati itu adalah:

1. Man rabbuka (Who is your Lord?)
2. Maa diinuka (What is your deen?)
3. Maa kunta taqoolu fii haazar rajuli (What do you say about this person?)

Dan doa belajar selama hidup adalah:

Radhiitu
1. Billaahi rabba
2. Wabil islaamidiina
3. Wabi Muhammadin nabiyyaw warasuula;
Rabbi zidnii 'ilma, war zuq nii fah ma, aamiin.

https://www.facebook.com/motivasi/posts/10150481636024145

Makin semangat!

Ikhwan Sopa