Public Speaking Survival Tools

Selamat pagi sahabat,

Berikut ini saya sharing sesuatu yang semoga bermanfaat.

"The Speaker's Survival Tools"

Pendekatan-pendekatan yang menjadi penyelamat sesi bicara dan sekaligus penyelamat si pembicara. Ini adalah bagian dari persiapan sesi bicara yang perlu dipertimbangkan setiap akan menjalani sesi bicara.

1. Cerita.

Cerita adalah sesuatu yang berdaya hipnotik besar. Tak seorangpun mengatakan "tidak" pada cerita. Setiap orang akan duduk diam dan mendengarkan. Itu artinya, hikmah dan inspirasi cerita akan langsung masuk ke wilayah bawah sadar mereka dan menjadi ingatan yang berjangka panjang.

2. Audience.

Setiap sesi bicara adalah tentang audience. Pembicara tidak hanya berbicara "kepada" mereka, lebih dari itu sesi bicara adalah "tentang" mereka. Itu sebabnya, pembicara diminta untuk mengerjakan PR menyelami dan memahami seluk-beluk audiencenya.

3. Humor.

Seperti cerita, humor memiliki daya terobos yang kuat ke tempat-tempat terdalam dalam diri audience. Humor, menciptakan state rileks dan menyegarkan pada diri audience yang membuat mereka lebih siap untuk menjalani interaksi belajar di dalam waktu yang sempit yang disediakan untuk sesi bicara.

4. Analogi dan Metafora.

Manusia adalah makhluk yang menyukai simbol, lebih mudah memahami simbol, dan merasa senang memberi, melekatkan, atau menciptakan simbol. Analogi dan metofora akan mendorong audience terlibat secara sukarela dengan diri mereka sendiri dalam memaknai berbagai hal atau konsep. Kesibukan mereka ini menempatkan mereka pada posisi yang tepat untuk belajar.

5. Fakta dan Hal Aktual.

Fakta-fakta dan hal aktual, alias segala hal yang diasumsikan disepakati bersama sebagai 'kebenaran' akan memicu bergulirnya proses berpikir yang disebut dengan 'yes frame'. Setiap pembicara, berbicara untuk menyampaikan informasi, untuk mempersuasi, atau untuk meminta audience melakukan tindakan. Untuk semua itu, audience perlu bersikap menerima. Fakta dan hal aktual adalah dua poin yang paling mudah mereka terima.

6. Anekdot.

Anekdot adalah kisah yang nyata dan mampu menimbulkan senyum atau tawa. Hal terpenting dari anekdot adalah kebenaran yang disiratkan oleh cerita. Dengan senyum dan tawa, anekdot memprovokasi proses berpikir audience yang sedang senang agar bersedia memasuki proses berpikir yang lebih serius dan makin mendalam.

7. Current Events.

Berbagai peristiwa yang tengah berlangsung atau masih hangat, adalah pintu masuk yang bagus untuk membawa audience menjalani proses belajar. Learning state mereka pada dasarnya sudah terbentuk oleh kejadian-kejadian itu.

Makin semangat!

Ikhwan Sopa