Fungsi Penderitaan

Selamat pagi sahabat,

"Perbedaan mestinya memicu motivasi, bukan emosi."

Engkau mungkin pernah mendengar ini, "cognitive dissonance" atau kita singkat saja di sini dengan CD.

Untuk mudahnya, CD adalah perbedaan antara yang engkau pikirkan dan yang engkau rasakan. Perbedaan antara apa yang ada di 'pikiran'-mu dan apa yang ada di 'perasaan'-mu.

CD-lah yang menjadi salah satu motivator terbesar manusia untuk maju, berubah, bahagia dan makin sejahtera.

Ketika engkau berpikir bahwa engkau perlu menyediakan pendidikan yang baik bagi anakmu, dan kemudian engkau merasakan bahwa yang sedang ia dapatkan masih kurang memadai, maka engkau termotivasi untuk memenuhi selisih itu dengan memberikan pendidikan tambahan.

Ketika engkau berpikir bahwa engkau perlu memasok makanan yang sehat ke dalam tubuhmu, dan kemudian engkau merasakan bahwa yang sedang menjadi kebiasaanmu adalah makanan yang kurang menyehatkan, maka engkau termotivasi untuk menyesuaikan tindakan dengan apa yang engkau pikirkan.

Ketika engkau berpikir bahwa kinerja dan produktifitasmu mestilah memenuhi standar yang telah engkau tetapkan, dan kemudian engkau merasakan bahwa yang engkau temukan adalah sebaliknya, maka engkau termotivasi untuk menselaraskannya dengan lebih baik dan lebih keras bekerja.

CD yang tak dikonfirmasi atau tak diharmoniskan, akan membuat bahagia menjauh dari hidupmu, sebab engkau akan selalu hidup di dalam kegelisahan dan rasa kekurangpantasan. Itu sebabnya, mungkin engkau mengatakan, "ada yang salah nih."

Jangan tertipu oleh keadaan, hidup ini adalah pelajaran. CD tak sepantasnya memicu amarah - kata 'emosi' di dalam kutipan di atas dimaksudkan untuk emosi jenis ini.

Perbedaan antara dirimu yang sekarang dan dirimu yang engkau cita-citakan adalah motivasimu untuk berupaya mencapai keberhasilan.

Perbedaan keadaanmu dengan orang di sekitarmu adalah pendorong bagimu untuk menciptakan harmoni.

Perbedaan pendapat dengan orang lain adalah peluang bagimu untuk melatih kemampuan persuasi.

Perbedaan pandangan dengan atasan atau bawahanmu adalah kesempatanmu untuk belajar bernegosiasi.

Perbedaan cara pandang dengan lain pihak adalah tantanganmu untuk meningkatkan kemampuan berkreasi dan menyajikannya dalam presentasi yang kuat dan akurat.

Konflik, adalah kesempatan bagimu untuk melatih kemampuan kepemimpinanmu.

Perbedaan harga adalah kesempatanmu melatih kemampuan menetapkan posisi dan keahlian tawar-menawar.

Perbedaan persepsi tentang dirimu antara orang lain dan dirimu adalah peluang bagimu untuk berlatih mengklarifikasi dan berargumentasi.

Perbedaan antara yang telah engkau capai dari yang 'semestinya' engkau capai adalah kesempatanmu untuk memperbaiki diri.

Itu maksudnya, kita diminta untuk hidup di dalam suasana saling berlomba di dalam kebaikan dan takwa.

Makin semangat!

Ikhwan Sopa