Bahaya Nominalisasi

Selamat sore sahabat,

Mohon maaf ini hanya mengingatkan.

Banyak sekali garis batas yang perlu kita jaga, agar kita tak termasuk yang 'melampaui batas'.

Dua di antaranya terkait dengan Nabi Sulaiman a.s.

1. Kekayaannya.
2. Kemampuannya menaklukkan makhluk jin.

Mengingat Nabi Sulaiman a.s., Rasulullah SAW pun pernah membatalkan niatnya mengikat jin ke tiang masjid.

Makhluk jin dan setan itu ada dan ia diciptakan Allah SWT dengan maksud. Setiap kita, pun diberi 'satu yang selalu mendampingi' - qarin 'the administrator' alias 'the devil advocate'.

Mereka adalah musuh yang nyata. Namun demikian, pertempuran kita bukan di wilayah 'fisik' melainkan di wilayah 'strategi'.

Yang perlu kita kendalikan dan taklukkan dalam perang strategi ini, adalah 'senjata' mereka yaitu 'bisikan', 'godaan', 'kemasan', dan 'marketing'-nya.

Kecenderungan 'membendakan' sesuatu yang sebenarnya adalah 'proses' atau melakukan 'nominalisasi', seringkali menjadikan kita kurang berhati-hati. Hanya mereka yang berilmu khusus (dan mungkin hanya Allah SWT yang tahu siapa mereka), yang mungkin melakukannya.

Berprasangkalah, sangat mungkin manusia istimewa itu bukan kita. Dan jangan pernah merasa, bahwa kita telah diberi 'license to kill'. Apapun alasannya, hanya Allah SWT yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan. Ia memberi lisensi itu, hanya pada kasus-kasus sebagaimana yang telah Ia firmankan.

Hati-hati dengan 'nominalisasi'.

Sekedar mengingatkan.

Ikhwan Sopa