Hijrah

Selamat malam sahabat,

Hijrah terbesar saya sebagai seorang trainer, motivator, dan people helper adalah hijrah ke bawah.

Bertahun-tahun saya berupaya keras untuk bisa ke atas, sebagaimana yang juga dilakukan orang lain dalam bisnis dan pengembangan diri. Saya belum sampai dan perjalanan saya masih panjang.

Beratus kali saya mendorong orang untuk makin percaya diri dan beratus kali pula saya bekerja keras untuk tidak terjatuh dalam kesombongan. PR saya masih segunung.

Subuh tadi, saya menuliskan yang berikut dari apa yang dapat saya ingat dan saya baca. Utamanya untuk saya, dan saya sharing kepada sahabat semua. Semoga ada gunanya.

Aku ini mengaku trainer, motivator, dan penolong orang lain. Pandai menasehati orang dan sering lupa menasehati diri. Aku terancam penyakit hati yang terbilang paling berat.

Riya' adalah menyekutukan Tuhanku dengan sesuatu,
Ujub adalah menyekutukan-Nya dengan diriku sendiri,
Persekutuan keduanya menjadikan aku manusia yang takabur,
Berbangga diri bisa membuatku jadi manusia tak tahu diri.

Jika pun yang berusaha menghambatku mungkin telah gagal menjegalku, maka ia akan mencoba membablaskan aku ke lembah kenistaan. Jika ia gagal menahan, maka ia akan makin kuat mendorong, hingga aku kehilangan yang di tengah dan tergoyah ke kiri atau ke kanan.

Aku perlu terus belajar agar kemampuanku benar-benar sepadan dengan yang aku katakan dan yang aku kerjakan.

Bagaimana aku bisa takabur dan berbangga diri padahal aku ini keluar dari tempat keluarnya kencing sebanyak dua kali?

Aku harus meluruskan lagi niat-niatku.

Tujuh hal bisa mengancamku setiap saat dalam perjalanan hingga aku jatuh terjerembab karena kesombongan.

1. Pengetahuan dan keahlian yang makin dalam,
2. Penghasilan dan pemasukan yang makin besar,
3. Jabatan dan gelar yang meninggi,
4. Pergaulan dan jaringan persahabatan yang meluas,
5. Sukses dan keberhasilan yang berkilau,
6. Kemampuan komunikasi yang makin menyihir,
7. Kehidupan pribadi yang bergeser ke atas.

Mumpung belum sampai ke sana, ingatlah ini wahai diri.
Berhijrahlah sekuatmu, sebab itu salah satu jihadmu.

Sahabat, maafkan jika aku pernah sombong atau takabur,
Jika aku pernah menyakitimu sengaja atau tidak sengaja,
Membuatmu sedih atau kecewa.

Aku adalah pembelajar, mungkin itu yang lebih benar.

Tetap semangat!
Selamat tahun baru 1433 H.

Ikhwan Sopa