The Danger Of Learning NLP And Hypnosis


BAHAYANYA BELAJAR NLP DAN HYPNOSIS

Bahayanya adalah, seseorang dapat beranggapan bahwa Tuhan hanyalah MAP dan bahwa AGAMA hanyalah TRANCE. The danger is that a person can perceive that God is only a MAP, and that Religion is only a TRANCE.

Betul, tapi tidak benar, true but not the truth.

Yang benar adalah, the truth is:

Kita mengenal Tuhan hanya berdasarkan informasi dari Tuhan SENDIRI tentang sifat dan nama-Nya di dalam kitab suci. We know God only by the information from HIMSELF in the Quran. Sejauh itulah pemahaman kita akan Tuhan. Itulah MAP kita. That is the limit of our knowledge about God. That is our MAP. Note: Tidak dalam pengertian hakikat.

GOD IS A MAP (SIFAT dan NAMA):

"Katakanlah: 'Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.'"
(QS.112:1)

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu".
(QS.17:110)

"Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik)"
(QS.20:8)

"Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
(QS.59:24)

Sebatas kemampuan manusia untuk memahami Tuhan adalah Asmaul Husna. Sebatas itulah MAP kita. Asmaaul Husna is the limit of our knowledge about God. Our MAP is Asmaaul Husna.

RELIGION IS A TRANCE:

"Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau" dan "melalaikan"
(QS.6:32, 29:64, 47:36, 57:20) - (note: plus ungkapan "bunga" dan "perhiasan")

Kita hidup dari TRANCE ke TRANCE lain setiap saat dan setiap waktu. Kita tidak bisa lari dari TRANCE. TRANCE yang kita diminta hidup di dalamnya adalah DIEN dengan segala syariat dan Sunnah Nabi Muhammad SAW rasul-Nya.

We live "trance in-trance out" at any moment. God wants us to live in the RELIGIOUS TRANCE called DIEN with all of those syari'a, manners, and the Sunnah of Prophet Muhammad SAW.

Itu sebabnya kita butuh hati, heart, qalbu, dan butuh HIDAYAH. Itu sebabnya dinamakan AGAMA dan bukan ILMU PENGETAHUAN. That is why we need heart and HIDAYAH. That is why we called it RELIGION and not SCIENCE.

Note: Tulisan ini telah diupdate di sini:
http://milis-bicara.blogspot.com/2010/11/update-danger-of-learning-nlp-and.html

Wallahua'lam.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.