The Danger Of Not Learning NLP And Hypnosis

Bahayanya Tidak Belajar NLP Dan Hypnosis

Jika setiap orang secara SADAR menginginkan kebaikan, kesehatan, kebahagiaan, ketenteraman, dan kesejahteraan, maka dalam konteks manusia yang sama-sama dianugerahi kemampuan, mengapakah tak setiap orang mendapatkannya?

Jika setiap orang secara SADAR tidak ingin menderita, sakit, tidak berbahagia, tidak tenteram, dan tidak sejahtera, maka dalam konteks manusia yang sama-sama dianugerahi kemampuan, mengapakah banyak orang justru hidup di bawah bayang-bayangnya?

Because there is something other than CONSCIOUS. Sebab rata-rata orang baru mengerahkan sebagian kecil dari kemampuan.

It has much more power than we ever thought!
It drives our daily lives.
We have to educate them.

"Akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan."
- Ibnu Miskawayh -

"Akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan gampang dan mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan."
- Al Ghazali -

Untuk mendidiknya, kita perlu mengenalnya dan mengetahui cara kerjanya. Agar kita tidak sekedar menjalankan ajaran tanpa mengetahui pemahamannya. Agar hati menjadi tenang dan akal terpuaskan.

Related notes:
http://on.fb.me/h5a8lm
http://milis-bicara.blogspot.com/2010/11/danger-of-learning-nlp-and-hypnosis.html
http://on.fb.me/hjxTzD
http://milis-bicara.blogspot.com/2010/11/update-danger-of-learning-nlp-and.html

Wallahua'lam.
Mohon koreksi dan pembelajaran.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

UPDATE: The Danger Of Learning NLP And Hypnosis

Dear all,

Terkait tulisan sebelumnya, "The Danger Of Learning NLP And Hypnosis" alias "Bahayanya Belajar NLP dan Hypnosis":

http://on.fb.me/h5a8lm
http://milis-bicara.blogspot.com/2010/11/danger-of-learning-nlp-and-hypnosis.html

Inilah yang sebenarnya hendak saya sampaikan.

Mohon maaf dan koreksi jika ada kesalahan dan kekurangan khususnya kepada pihak yang mengerti agama.

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

The Danger Of Learning NLP And Hypnosis


BAHAYANYA BELAJAR NLP DAN HYPNOSIS

Bahayanya adalah, seseorang dapat beranggapan bahwa Tuhan hanyalah MAP dan bahwa AGAMA hanyalah TRANCE. The danger is that a person can perceive that God is only a MAP, and that Religion is only a TRANCE.

Betul, tapi tidak benar, true but not the truth.

Yang benar adalah, the truth is:

Kita mengenal Tuhan hanya berdasarkan informasi dari Tuhan SENDIRI tentang sifat dan nama-Nya di dalam kitab suci. We know God only by the information from HIMSELF in the Quran. Sejauh itulah pemahaman kita akan Tuhan. Itulah MAP kita. That is the limit of our knowledge about God. That is our MAP. Note: Tidak dalam pengertian hakikat.

GOD IS A MAP (SIFAT dan NAMA):

"Katakanlah: 'Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.'"
(QS.112:1)

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu".
(QS.17:110)

"Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik)"
(QS.20:8)

"Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
(QS.59:24)

Sebatas kemampuan manusia untuk memahami Tuhan adalah Asmaul Husna. Sebatas itulah MAP kita. Asmaaul Husna is the limit of our knowledge about God. Our MAP is Asmaaul Husna.

RELIGION IS A TRANCE:

"Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau" dan "melalaikan"
(QS.6:32, 29:64, 47:36, 57:20) - (note: plus ungkapan "bunga" dan "perhiasan")

Kita hidup dari TRANCE ke TRANCE lain setiap saat dan setiap waktu. Kita tidak bisa lari dari TRANCE. TRANCE yang kita diminta hidup di dalamnya adalah DIEN dengan segala syariat dan Sunnah Nabi Muhammad SAW rasul-Nya.

We live "trance in-trance out" at any moment. God wants us to live in the RELIGIOUS TRANCE called DIEN with all of those syari'a, manners, and the Sunnah of Prophet Muhammad SAW.

Itu sebabnya kita butuh hati, heart, qalbu, dan butuh HIDAYAH. Itu sebabnya dinamakan AGAMA dan bukan ILMU PENGETAHUAN. That is why we need heart and HIDAYAH. That is why we called it RELIGION and not SCIENCE.

Note: Tulisan ini telah diupdate di sini:
http://milis-bicara.blogspot.com/2010/11/update-danger-of-learning-nlp-and.html

Wallahua'lam.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Kreatifitas: The Disney Strategy

Sahabat,


15 Mei 1928, Mickey Mouse lahir dalam keadaan bisu. Ia baru bisa bersuara setahun kemudian, tepatnya 17 Maret 1929. Film pertamanya berjudul "Plane Crazy". Sejak saat itu, Mickey Mouse menjadi legenda animasi dan kartun hingga hari ini.

Ayah Mickey Mouse adalah seorang Walter Elias Disney, atau lebih dikenal dengan nama "Walt Disney", yang kini juga dikenal sebagai rajanya taman bermain (theme park- disneyland) di berbagai pelosok dunia.

Robert Dilts, salah satu mbahnya dunia NLP, mencari tahu bagaimana fenomena Disney menjadi besar dan melegenda. Ia menggali strategi kreatifitas Walt Disney dalam menciptakan semua itu. Lahirlah "The Disney Strategy".

Inti kreatifitas ala Walt Disney sederhana. Ia membagi ruang berpikirnya menjadi beberapa kamar layaknya kamar di rumah kita. Ruang-ruang atau kamar-kamar itu adalah:

1. Ruang Dreamer
2. Ruang Critic
3. Ruang Realist

Ketika pikiran sedang mengembara masuk ke dalam ruang dreamer, apa yang ada adalah kreatifitas semata-mata. Di ruang ini, kreatifitas digenjot semaksimal mungkin tanpa melibatkan kritik atau kendala realitas. Yang ada hanyalah kreatifitas-kreatifitas dan segala kemungkinan opsinya. Liar, bebas.

Jika telah puas dengan pengembaraan liarnya, setelah berbagai kesimpulan kreatif dibuat, pikiran dipersilahkan masuk ke ruang kritik. Di sini, yang ada hanyalah kritik dan kritik. Segala ide kreatif itu dihadapkan adu kepala dengan segala kritik yang mungkin diungkapkan. Ide-ide itu dikritik habis-habisan.

Setelah itu, barulah pikiran memasuki dunia realistik. Ide dan kreatifitas yang telah dikritik habis-habisan digiring untuk menjadi realistik. Dengan demikian, ide dan kreatifitas itu akan menjadi realistis alias memang bisa direalisasikan.

Kekurangpahaman tentang pembagian ruang ini, atau ketidaksepakatan di dalam brainstorming dan pembahasan, seringkali mematikan ide dan kreatifitas.

Tips: Secara pribadi dan  organisasi, membiasakan The Disney Strategy seringkali menghasilkan ide-ide briliant, yang dalam sejarah telah terbukti banyak mengubah dunia!

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Auto Save

Sahabat,

Saat engkau merasa lelah mendongak ke atas melihat orang lain, engkau mungkin sedang terlalu merendahkan diri sendiri.

Banguuuuuuuuuuuuuun !!!

Terus mengingat hal buruk yang terjadi di dalam hidup kita, ibarat memilih sebuah aplikasi program yang terbuka dan berjalan di atas komputer. Dalam setiap aplikasi komputer, ada yang namanya "Auto Save". Dengan itu, satu hurufpun akan semakin menguatkannya. Bayangkan komputer diri kita, yang hidup dan berjalan selama 24 jam tanpa pernah berhenti, dan menjalankan aplikasi yang buruk untuk diri sendiri.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

7 Hal Yang Paling Berpangaruh Di Dalam Hidup

Sahabat,

7 + 7 hal yang paling berpengaruh dalam membentuk realitas kehidupan:

1. Iman dan Keyakinan,
2. Hasrat dan Keinginan Kuat,
3. Harapan, 4. Cinta,
5. Semangat dan Antusiasme,
6. Romantika,
7. Seks.

Tujuh yang sebaliknya:

1. Ketakutan dan Ketidakyakinan,
2. Iri dan Dengki,
3. Kebencian,
4. Dendam,
5. Rakus dan Tamak,
6. Amarah tak terkontrol,
7. Takhyul dan Keyakinan Irrasional.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Menyesal Itu Datangnya Belakangan

Sahabat,

Ibunda saya sering menasehati saya, "Menyesal itu datangnya belakangan." - Sekarang saya merasakan kedalaman dan pengaruhnya. Terlebih lagi jika begini, "Menyesal itu datangnya belakangan.. ingat, menyesal itu datangnya belakangan.. ingat, menyesal itu datangnya belakangan.. menyesal itu datangnya belakangan.. menyesal itu datangnya belakangan.. menyesal itu datangnya belakangan.. menyesal itu datangnya belakangan.."

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Definisi Stress

Sahabat,

Saya jadi teringat celetukan salah satu "dukun" saya. Katanya,

"Stress itu pikiran yang dirasain, atau perasaan yang dipikirin."

Setiap kita beroperasi di atas kebiasaan-kebiasaan. Di balik setiap kebiasaan, selalu ada pola pikir. Setiap pola pikir, adalah cara berpikir yang dibiasakan. Di dalam setiap pola pikir, ada tiang penyangga. Namanya keyakinan. Keyakinan itulah, yang perlu selalu kita jaga dan kuatkan. Pola pikir menciptakan realitas kehidupan.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa.
Master Trainer E.D.A.N.

5 Skill Manajemen Pikiran Dan Perasaan

Sahabat,

Lima skill "Manajemen Pikiran Dan Perasaan":

1. Cepat mereduksi stress.
2. Mengenali emosi diri.
3. Koneksi non verbal dengan orang lain.
4. Memiliki rasa humor berhadapan dengan tantangan.
5. Resolusi konflik dengan positif dan PD.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Dua Sisi Diri

Sahabat,

Ada masanya,
Ketika menghadapi peluang baru,
Kita terdiam terpaku.

Kita bertanya pada diri sendiri,
Mungkinkah aku melakukannya?
Bisakah aku melakukannya?
Mampukah aku?

Kita berbicara dengan sisi lemah kita.
Bicaralah pada sisi kreatif yang kuat.

Hmm...
Aku penasaran,
Bisa nggak ya, aku melakukannya?
Wow... jika aku bisa...
Hmm...

Selalu ada dua sisi di dalam diri kita.
Wujud nyata, keadilan dan kasih sayang-Nya.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Trance In - Trance Out


Sahabat,

Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau yang melalaikan (QS.47:36, 57:20). Saya meyakini, permainan itu namanya "trance in-trance out". Saya menyadari, itu sebabnya kita diminta berdoa setiap kali "in" dan setiap kali "out".

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Here And Now


Sahabat,

Hidup menjadi sempit ketika apa-apa yang "bukan sekarang" dan "bukan di sini" mendominasi saat ini. Sebuah riset menunjukkan bahwa rata-rata orang mengalokasikan waktunya 40% untuk yang belum datang dan 40% untuk yang sudah lewat. Luaskan... luaskan...

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Lintas Komunitas Peduli

Dear all, telah bergabung lebih dari 20 komunitas (milis, facebook, dan offline) - dan terus bertambah. Silahkan bergabung dengan gerakan ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah dan bencana.

http://www.facebook.com/pages/Gerakan-Kemanusiaan-Rp-10000/161971260509736

Terimakasih.

Ikhwan Sopa

Perasaan Itu Dikreasi, Dengan Pikiran


Sahabat,

Perasaan itu dikreasi, dengan pikiran.
Tak semuanya sedang tersenyum.

Sukses selalu!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.