Benih Terbaik Itu

Mungkin aku sedang nakal.

Ketika aku kesulitan, aku begitu sibuk merasakan.

Ketika aku dianugerahi tenang, senang, atau menang, rasaku cuma bilang, "Memang begitulah mestinya hadiah untukku."

Kuletakkan rasaku tak lagi di tempatnya. Padahal hatiku menasehati, agar aku sibuk merasakan Maha Baik-nya Tuhan.

Hatiku bilang, "itu benih terbaik yang bisa kutabur untuk rantai kesyukuran yang nanti pasti membahagiakan."

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com
http://www.facebook.com/pages/Motivasi-Komunikasi-Leadership/196571006305