Motivasi: Meramal Sukses



Ada PR menarik yang ditawarkan Leslie Fieger dalam buku "The DELFIN Knowledge System Trilogy: The Initiation, The Journey, dan The Quest". PR ini berbicara tentang bagaimana Anda bisa meramalkan apakah Anda akan berhasil atau tidak terkait dengan berbagai tujuan dan impian Anda.

Note:

1. Leslie Fieger adalah praktisi spiritual a la new age. Maka sesuaikan apapun yang tertulis di sini dengan sistem keyakinan Anda. Dan jika bertentangan, tolaklah.

2. Gunakan ukuran sukses Anda sendiri. Jangan gunakan ukuran sukses orang lain, dan jangan paksakan ukuran sukses Anda pada orang lain.


Menurut Leslie, ada petunjuk-petunjuk penting yang menentukan kesuksesan, sebagaimana yang berikut ini.

1. SIKAP

Ada sikap orang yang menang dan ada sikap orang yang kalah. Sebagian besar dari kita memiliki sikap campuran.

Sikap pemenang ditandai oleh: self esteem yang tinggi, cara pandang yang positif terhadap kehidupan, penuh rasa bersyukur, peka akan arah hidup, memiliki kemauan keras untuk belajar dan melakukan apa yang perlu dilakukan.

Sikap orang yang kalah ditandai oleh: self esteem yang rendah, cara pandang yang negatif tentang hidup, tidak pandai bersyukur, mempercayai nasib buruk dan kesialan, tidak mau belajar, keras kepala tentang berbagai hal yang dianggap sudah diketahuinya, memiliki kemauan yang rendah dan disiplin pribadi yang buruk.

2. NIAT

Berbagai hal yang dikerjakan dengan niat, akan bermuara pada hasil yang diniatkan. Berbagai hal yang dikerjakan tanpa niat, akan berakhir dengan hasil yang tidak diniatkan. Niat adalah bagian tak terpisahkan dari proses penciptaan. Anda bisa mengklarifikasi soal niat ini, dengan menjawab tiga pertanyaan berikut:

"Apa niat saya dalam mempertahankan suatu keyakinan?"
"Apa niat saya dalam mengambil pola pikir tertentu?"
"Apa niat saya dalam melakukan sesuatu?"


Kebanyakan orang akan sulit menjawabnya dan hanya pemenang yang bisa. Seorang pemenang akan melanjutkan jawabannya dengan pertanyaan berikut ini:

"Apa hasil yang saya niatkan dengan keyakinan ini, berpikir seperti ini, bertindak begini, dan membawa diri dengan cara ini?"

3. TUJUAN

Tujuanlah yang memberi arti. Hidup tanpa tujuan adalah hidup yang tidak berarti.

Pemenang punya tujuan dan orang yang kalah tidak. Seorang pemenang hidup dengan dan di dalam tujuan. Orang yang kalah hidup sebagai korban keadaan. Mereka tidak menciptakan keadaan.

Tuliskanlah sesegera mungkin tujuan hidup Anda, dan gunakan standar Anda sendiri. Anda boleh sangat egois untuk yang satu ini. Tapi ketahuilah, bahwasanya tujuan itu telah dituliskan di dalam kitab suci Anda.

4. SEMANGAT

Semangat adalah bahan bakar Anda. Bahan bakar itulah yang akan menarik orang lain dan sumber daya yang diperlukan sehingga makin mendekati Anda. Semangat itu magnet. Orang yang bersemangat akan menarik orang lain dan sumber daya ke arahnya.

Pemenang adalah orang yang sangat bersemangat.

5. RENCANA

Anda pernah mendengar ini. Anda sudah membacanya berulang kali. Hidup Anda perlu rencana dan Anda harus membuatnya. Seorang pemenang memiliki rencana permainan. Orang yang kalah hanyalah penonton atau pemain cadangan.

Tulislah rencana Anda dengan spesifik dan sedetil mungkin.

6. PERSISTENSI

Sikap pantang menyerah akan melahirkan pemenang. Sikap ini akan meroketkannya sampai ke puncak.

Di tengah perjalanan, Anda pasti akan menemukan kendala dan hambatan. Orang yang kalah akan segera menyerah, dan seorang pemenang justru menjadikannya kekuatan dan alat belajar untuk mencari solusi.

7. TANGGUNGJAWAB

Jawablah pertanyaan ini,

"Mengapakah saya belum juga menjadi sebagaimana yang saya harapkan?"

Jika jawaban Anda menyalahkan kondisi, keadaan, kejadian, atau orang lain, maka Anda adalah orang yang kalah. Sebab, seorang pemenang adalah ia yang mau mengambil tanggungjawab, dan orang yang kalah akan menyalahkan segala sesuatu selain dirinya sendiri.

Naiklah ke panggung kehidupan dan terimalah tanggungjawabnya. Maka Anda akan menjadi pemenang di setiap detak jantung Anda. Jika Anda memilih bertanggungjawab untuk setiap kesulitan dan kegagalan, maka Anda juga akan bertanggungjawab untuk setiap kesuksesan. Saat Anda sukses, Anda bahkan tidak perlu lagi berkata, "saya hoki." Anda bisa mengatakan, "Alhamdulillah, saya berhasil melakukannya."

8. KATA-KATA

Kata-kata yang Anda ucapkan dan cara Anda mengucapkannya, menunjukkan banyak hal tentang Anda. Kata-kata Anda akan mengungkapkan keyakinan Anda, pemikiran Anda, dari mana Anda berasal, dengan siapa Anda bergaul, dan kemana Anda akan berakhir.

Orang biasa berbicara tentang orang lain; orang rata-rata berbicara tentang kejadian dan keadaan; orang hebat dan pemenang berbicara tentang ide dan idealisme-nya sendiri.

9. TINDAKAN

Tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata. Apa yang Anda lakukan adalah cerminan dari karakter Anda.

Kebanyakan orang hanya melakukan apa yang dilakukan orang lain. Jika Anda mau menjadi pemenang, lakukanlah apa yang menjadi idealisme Anda sendiri. Ketahuilah, bahwa tindakan akan membawa hasil. Dengan bertindak sesuai idealisme Anda sendiri, hasilnya adalah Anda yang ideal.

Lakukanlah apa yang Anda sukai, lakukanlah apa yang Anda inginkan. Bertanggungjawab dan rasakanlah konsekuensinya.

10. SILATURAHIM

Jika Anda ingin menjadi pemenang, bergaullah dengan pemenang. Ciptakanlah kelompok mastermind Anda sendiri. Cobalah untuk terlibat dengan orang yang lebih dahulu sukses daripada Anda, dengan orang yang lebih pintar daripada Anda, dan dengan orang yang punya aspirasi lebih baik daripada Anda.

Bergaullah dalam keseharian dengan mereka, atau bacalah buku-buku dan biografi mereka. Kunjungilah situs atau blog mereka.

Orang yang kalah bergaul dengan orang yang kalah. Bukan hanya karena merasa senasib sepenanggungan saja, tapi juga karena merasa tidak terancam self esteem-nya, saat mereka membandingkan diri dengan orang lain.

Cintailah diri Anda apa adanya saat ini. Terimalah diri sebagaimana adanya kini. Dengan begitu, Anda akan dapat menaikkan self esteem Anda. Dan kemudian, Anda tidak lagi perlu merasa terancam atau membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

Pemenang itu percaya diri, dan orang yang kalah percaya dunia di sekitarnya.

Itulah petunjuk-petunjuk paling penting yang menjadi penentu kesuksesan Anda. Kemudian, bagaimanakah caranya, agar Anda bisa menggunakan semua petunjuk itu untuk meramalkan masa depan kesuksesan Anda?

Luangkan waktu dua puluh menit, dan cari tahulah tentang hal-hal berikut ini:

Dengan siapa Anda bergaul,
Apa yang Anda lakukan dari hari ke hari,
Bagaimana cara Anda berbicara dan apa yang Anda katakan,
Apakah Anda bertanggungjawab atau menyalahkan,
Apakah Anda pantang menyerah,
Apakah Anda punya rencana,
Apakah Anda punya semangat untuk hidup dan menjalani rencana,
Apakah Anda bertindak dengan sengaja atau reaksional, dan
Bagaimana Anda menyikapi dan menjalani hidup ini


Dua puluh menit kemudian, Anda akan mengetahui apakah Anda akan sukses atau tidak. Anda, juga bisa meramalkan sukses atau tidaknya orang lain dengan perangkat ini. Teman Anda, keluarga Anda, suami atau istri Anda, anak-anak Anda, boss Anda, siapa saja.

Berita baiknya, untuk Anda sendiri, Anda tidak perlu memiliki semua karakteristik seorang pemenang sejati. Anda hanya perlu merubah diri dan mencoba mendekatinya semampu Anda.

Bagaimana dengan saya? Saya mah baru belajar meramal nasib saja.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com
http://www.facebook.com/motivasi